Showing posts with label Archeology. Show all posts
Showing posts with label Archeology. Show all posts

Sunday, November 14, 2010

Benda Bundar Misterius dari Zaman Prasejarah

1. Rusia

Anda mungkin pernah mendengar musim semi ini bahwa di desa Olkhovka Mokraya daerah Volgograd, Rusia telah ditemukan benda bola aneh dan dari sumber pertama menyebutkan bahwa mereka menemukan telur dinosaurus yang membatu!. Benda ini kira-kira berukuran sama - dengan diameter berkisar antara 1 meter. Mereka tersusun dari bahan silikon, pasir dan logam sehingga tidak ada hubungan apapun dengan dinosaurus ... karena selain itu, terdapat korosi pada beberapa bagiannya.

Versi lain menyebutkan bahwa benda ini telah ada sekitar ratusan juta tahun yang lalu dimana tempat ditemukannya benda itu dulunya adalah laut dan gunung api bawah air aktif yang dapat menghasilkan tidak hanya uap tetapi juga air (mineral). Mereka meleleh di mulut gunung berapi, lalu menggumpal, mendingin dan akhirnya mencuat keluar.


Ini tidak terlalu buruk sebagai penjelasan mengapa objek ini memiliki bentuk bulat yang sama dan terletak sangat dekat satu sama lain.
Ternyata benda semacam itu telah ditemukan di daerah bumi yang lain, terutama di Kazakhstan dan Selandia Baru. Ada istilah ilmiah untuk fenomena tersebut yaitu "konkresi", menurut deskripsi mereka benda-benda ini memang terlihat seperti konkresi silikon.


2. Kazakhstan


Concretion found in the steppe of Kazakhstan.
Konkresi ditemukan di padang rumput Kazakhstan.

Temuan ini tidak dilindungi dan siapa saja bisa merusak atau mengambilnya. Ketidakpedulian ini sangat ironis sekali untuk negara seperti Kazakhstan.

3. Selandia Baru

Jika Anda pergi ke pantai Koekohe di Selandia Baru pasti anda juga akan menemui bola-bola aneh ini. Di depan Anda, bertebaran banyak sekali benda seperti kelereng raksasa yang yang memanjang dan terkelompok-kelompok seperti sebuah permainan raksasa, hingga ratusan bola batu raksasa. Apakah benda tersebut telur dari naga laut? Batu-batu Moeraki ini masih menjadi misteri hingga sekarang - apa sebenarnya mereka dan bagaimana mereka sampai di sana?

Ada yang terisolasi tetapi mungkin terpisah dari kelompoknya. Bisa jadi disebabkan oleh karena tiga hal: erosi, konkresi dan waktu. Pertama karena ombak, terdorong oleh gelombang yang berulang-ulang hingga ribuan tahun. Bagian bawahnya adalah batuan yang berlumpur . Bagaimanapun, batu-batu ini tidak di sana secara tiba-tiba.


Rata-rata batu-batu Moeraki memiliki bentuk bulat yang sempurna - dan memang hampir semuanya seperti itu. Mereka disebut konkresi septarian - batuan sedimen yang memiliki rongga didalamnya dan tersusun oleh mineral yang saling terikat seperti semen. Konkresi terbentuk di dalam lapisan lumpur dan tanah liat dan bukanlah seperti sesuatu yang "lain", batu-batu ini terkubur dari waktu ke waktu.

Batu-batu ini, bagaimanapun, cenderung terbentuk sejak awal sejarah yang terdendap dalam sedimen - diperkirakan terjadi sebelum mengeras didalam batu. Sebagai konsekuensi dari konkresi adalah bahwa batu-batu yang dihasilkan lebih tahan terhadap efek pelapukan elemen. Jadi, ketika seluruh lapisan sedimen terkikis, batu ini (akhirnya) muncul.


Apa yang terpenting tentang konkresi adalah ukuran mereka. Mereka cukup besar. Selain tidak unik di planet ini, rata-rata batu ini memiliki diameter hingga lebih dari 1 meter namun kebanyakan berkisar dari atara 1,5-2,2 meter - beberapa juga ada yang hampir mendekati tujuh meter. Kebanyakan dari mereka adalah berbentuk bola yang hampir sempurna.

Bahan yang membentuk batuan konkresi ini adalah mineral karbonat yang disebut kalsit. Di bagian tengah konkresi ini kadang-kadang cukup lembut (mungkin sebaliknya dari apa yang kita harapkan) tapi eksteriornya merupakan bagian terkeras yang terdiri dari hingga 20 % kalsit. Tidak hanya terdiri dari batuan kalsit konkrit tapi juga dari tanah liat dan batu lumpur .

Ada retakan besar seperti celah-celah kecil pada batu-batu ini dan ini dikenal sebagai septaria. Bagian tengah pada tiap-tiap batu berongga dan septaria memancar dari sana. Hal ini belum pasti diketahui apa yang menyebabkan "septaria" ini terbentuk, septaria sendiri mengandung sedikit lapisan kalsit dan juga terdapat lapisan kuarsa yang sangat tipis.

Batu Moeraki mulai terbentuk sejak zaman Paleosen yang diyakini sebagai masa-masa awal dibumi. Dalam geologi yang kemungkinan juga benar, batu-batu ini setidaknya berumur sekitar lima puluh enam juta tahun.

Seperti yang dapat Anda bayangkan, ada banyak legenda tentang batu-batu besar berongga tersebut. Salah satu mengatakan bahwa batu ini adalah belut keranjang yang datang ke darat ketika sebuah perahu besar tenggelam. Akan tetapi kenyataan mungkin lebih aneh dari legendanya sendiri.

Dan disumber lainnya benda ini dibentuk oleh sementasi, dengan kalsium karbonat menjadi bahan pokok penyemenannya sendiri. Mereka dipercaya juga berisi inti kecil bahan organik (sebuah sel atau fragmen tanaman). Bentuknya yang bundar menunjukkan pertumbuhan yang tidak terbatasi oleh struktur sedimen primer, dimana hal ini nantinya tentu akan mempengaruhi bentuknya apakah akan cenderung rata atau tidak teratur.

4. Di tempat yang Lainnya di Bumi

kamenne_gule_megonky2.jpg

kamenne_gule_megonky6.jpg

kamenne_gule_megonky3.jpg

kamenne_gule_megonky1.jpg


SPECIMEN ORIGIN: Eden, New York, USA


SPECIMEN ORIGIN: Rockwood, Michigan, USA


SPECIMEN ORIGIN: Yukon Territory, CANADA

Beberapa Konkresi memiliki bentuk yang unik sehingga memiliki nama-nama khusus. Diantaranya adalah:


1. Cannon Balls

2. Septarian Nodules

3. Turtle Stones

4. Thunder Eggs


Septarian Nodule with Calcite from MOROCCO

Source
Source 1, Source 2, Source 3, Source 4, Source 5,

Sunday, September 19, 2010

Mukjizat Nabi Musa


Memang mukjizat yang diberikan kepada para nabi luar biasa hebatnya bahkan diluar nalar manusia. Masih ingatkah teman-teman dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan yang saya uraikan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.


poros roda dari salah satu kereta kuda

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.


Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!! sungguh luar biasa, Allah Maha Besar. [blogneforfree.blogspot.com]